mesin-its-indonesia

Ayo! Meng-Internasional & Merekatlah! (bagian 2)

In its, pendidikan, teknik mesin on 14/11/2007 at 05:22
oleh:
Herman Sasongko
Ketua Jurusan Teknik Mesin ITS 2003-2011

(bagian 2) APA YANG MEWARNAI:

ADB (1970): Perbaikan Akademik Signifikan
Selama 50 tahun berdiri, Jurusan Teknik Mesin ITS telah mengalami beberapa program pengembangan yang sangat mempengaruhi kualitas penyelenggaraan pendidikan yang dikelolanya. Pada pertengahan tahun 1970, ITS menerima bantuan dari The Asian Development Bank (ADB). Bantuan ADB ini memberi kesempatan pada ITS mengirimkan staf pengajar ke luar negeri untuk menempuh program pendidikan S2 dan S3. Selain itu, bantuan ADB mengijinkan ITS untuk mengembangkan dan memperbaiki fasilitas fisik, seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan dan lain-lain. Selama proyek ADB, Jurusan Teknik Mesin berhasil memanfaatkan bantuan dana itu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas staf akademik, mengembangkan fasilitas laboratorium dan perpustakaan serta memperbaiki kurikulum dengan menggunakan referensi kurikulum pada perguruan tinggi teknik di Amerika Serikat. Dengan proyek pengembangan ini kualitas dan kuantitas lulusan meningkat secara signifikan.

Crash Program (1985): Kuantitas vs Kualitas
Pada awal tahun 1985 beberapa jurusan di ITS, termasuk Jurusan Teknik Mesin dipercaya untuk melaksanakan “crash program” atau P3I (program percepatan pendidikan insinyur), yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Di satu sisi, pelaksanaan P3I mencerminkan usaha pengembangan produktifitas pada di Jurusan Teknik Mesin, namun di sisi lain, Jurusan Teknik Mesin harus menerima jumlah mahasiswa baru dua kali lipat dari kapasitas normalnya, hingga mencapai lebih dari 200 orang. Besarnya jumlah mahasiswa baru yang dapat diterima telah menurunkan kualitas masukan (dengan rata-rata nilai UMPTN yang lebih rendah) Lagi pula, program P3I tidak memberikan investasi yang memadai untuk memperbaiki kapasitas ruang kelas, peralatan laboratorium dan koleksi perpustakaan (textbook, jurnal dan lain-lain). Angka perbandingan jumlah mahasiswa dan dosen yang tinggi, ditambah kurang memadainya sarana pendukung pembelajaran untuk melayani jumlah mahasiswa yang begitu besar mengakibatkan target kualitas yang ingin dicapai dengan program P3I tidak dapat dipenuhi secara memuaskan.

QUE (1999): Efektifitas dan Efisiensi
Pada dekade terakhir, Program Studi S1 dan Program Studi S2 Jurusan Teknik Mesin ITS menjadi salah satu di antara beberapa program studi di Indonesia yang mendapat penghargaan tinggi. Pada tahun 1998 Program Studi S1 Jurusan Teknik Mesin ITS mendapatkan Akreditasi A+, sedangkan pada tahun 2004 Program Studi S2 mendapatkan Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional. Karena reputasi akademik dan keandalan sistem manajemen pendidikan yang dimilikinya, pada tahun 1999 Program Studi S1 Jurusan Teknik Mesin ITS menerima Block Grant yaitu Quality for Undergraduate Education (QUE) batch II untuk periode 5 tahun (1999 – 2004). Jenis grant sangat kompetitif dan bergengsi ini mengucurkan dana lebih dari 1,2 juta USD dan 6,2 milyar IDR. Banyak perkembangan telah dilakukan sebagai implementasi dari proyek QUE. Semua aktivitas dan program proyek QUE dilakukan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dan aktivitas penelitian melalui managemen yang lebih efektif dan efisien.

2005: Pengembangan yang Berkelanjutan
jurusan Teknik Mesin FTI – ITS dalam 5 tahun terakhir itu telah mengimplementasikan program-program pengembangan yang bertujuan meningkatkan relevansi, baik dari lulusan, kurikulum, fasilitas pendukung maupun produk penelitian. Atas evaluasi yang obyektif dari Badan Akreditasi Nasional, maka pada tahun 2005 Program Studi S1 Jurusan Teknik Mesin kembali mendapatkan Akreditasi A.

(bagian 3) APA YANG ADA DI DEPAN
(bagian 1) APA YANG MELEKAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: