mesin-its-indonesia

Social Style

In pendidikan, Penerimaan Calon, Strategi Pembelajaran, teknik mesin on 30/07/2007 at 10:40

(Penerimaan Calon Mahasiswa)
Bapak/Ibu sekalian….

Berbicara mengenai behaviour manusia, saya pengen sharing referensi lain ttg model “Social Style”. Mungkin klasifikasinya agak mirip dengan uraian pak Isa di bawah ini, namun pendekatannya agak berbeda…….

Menurut model “Social Style”, behaviour manusia dibagi menurut 2 aspek Assertiveness dan Responsiveness.

Assertiveness
–> intinya capability to influence others ( Low –> High)
Responsiveness
–> intinya capability to control selves ( Low –> High)

sehingga terdapat 4 kuadran

Kuadran I -> Low Assertiveness and High Responsiveness –> disebut Type Analytical Kuadran II -> High Assertiveness and High Responsiveness –> disebut Type Driver Kuadran III -> High Assertiveness and Low Responsiveness –> disebut Type Expressive Kuadran IV -> High Assertiveness and High Responsiveness –> disebut Type Amiable

masing2 type punya behavior sendiri… antara lain seperti di bawah ini…

*Analytical : *•Do it right or not at all! •Technical specialist •Wants to know how and why •Likes to plan

*Amiable : *We’re great!, Relationship specialist, wants to now why and who, Likes co-operation & loyalty**

* Driver : *Just do it, Command specialist, Wants to know what & when, Likes to take charge

*Expressive : *Let’s all do it!,Social specialist, Wants to know who, Likes energy and optimism Jadi kita bisa mengerti kenapa orang driver yang sering memberi perintah dan ingin berperan, sedang orang Amiable orang yang helpful tapi nggak mau ambil resiko jadi ketua organisasi misalnya………

Mengapa kita perlu memahamy social style ? karena kita perlu memahami behaviour kita dan juga orang lain… agar mudah dalam berkomunikasi. How to adapt others’style (Versatility skills)…….. Style telah embedded dalam diri kita seperti cara kita melipat tangan yang tidak enak kalau diganti.. Namun demikian tidak ada 100% driver, tapi setidaknya kita bisa mempelajari style ini…….Selain itu tdak ada style yang lebih baik dari yang lainnya….

Untuk mengetahui bagaimana style kita. bisa melalui berbagai pertanyaan2 simpel namun berobyektif Misalnya Bagaimana cara anda belanja ? apakah selalu mempersiapkan list terlebih dahulu sebelum pergi. Yang tidak ada dalam list tidak akan dibeli. Ataukah kita beli secara instantenous. kalau pengen, ya dibeli aja seketika..walau niat awalnya tidak seperti itu………. dsbnya…….

Katanya, model klasifikasi behaviour ini merupakan hasil riset dari jutaan orang…….. jadi lumayan akurat…….. dan terbukti waktu saya memberikan training Intro to Soft Skills kepada mahasiswa TI-ITS bulan november tahun lalu (salah satu program A3 JTI-ITS). training ini pernah saya ikuti sewaktu bekerja di sebuah MNC sebelum mendosen………

Pertama mahasiswa dan teman sebelahnya diminta saling mewawancarai untuk menentukan style mereka masing2. Kemudian mereka duduk digolongkan berdasarkan Style, kelompok driver, amiable, analytical dan expressive. Masing2 kelompok diminta untuk mendesain warna “T-Shirt” yang terbuat dari kertas secara bersama2…

Hasilnya cukup menarik.

Pertama. Dari cara masing2 kelompok bekerja, terlihat perbedaan yang signifikan.

Di Kelompok Expressive cenderung bekerja rame2, semua memegang spidol untuk berkontribusi, Di kelompok Driver terlihat satu atau dua orang mendominasi proses desain Di kelompok Analytical terlihat sangat rapi, semua desain gambar digaris pakai spidol hitam baru kemudian diwarnai. Di kelompok Amiable, terlihat terlambat untuk memulai pekerjaan, diantara mereka saling menunggu.

Kedua dari hasil mewarnai desain T Shirt tersebut……..

Kelompok ekspressive, desainya full color, semua bagian t shirt diwarnai macam2 warna tanpa pola yang jelas Kelompok Driver , desainnya cenderung sangat simpel. kaos diberi warna biru penuh, dengan tambahan satu dua garis. Kelompok Analytical, desain kaos diberi gambar dasi di tengah, setiap garis desain berwarna hitam, terlihat sudah angat well prepared. Kelompok Amiable desainnya kalem dengan warna2 pastel……..

Dari kedua hal tersebut, menunjukkan kesamaan style dari masing2 anggota kelompok………….. sayang waktu trainingnya waktu itu cuman 2 jam… belum sampai membuat game mengenai beradaptasi dengan style orang lain……..

oke begitu dulu…….semoga bermanfaat……..

wassalam

doddy rusdiansyah

Ahmad Rusdiansyah, Dr. Eng
Logistics and Supply Chain Management Lab
Department of Industrial Engineering
Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)
Surabaya – INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: